Menurut informasi yang diterima Dolpin bahwa Presiden FIFA Sepp Blatter memberikan peringatan kepada presiden Prancis Nicolas Sarkozy agar tidak ikut campur dengan permasalahan yang melanda tim nasional terkait hasil buruk dan aksi mogok latihan di Piala Dunia 2010.
Sebelumnya presiden Sarikozy beserta pemerintahan Prancis akan melakukan investigasi langsung terhadap insiden yang dikategorikan ke dalam perusakan nama baik negara di dunia internasional.
“Federasi sepakbola Prancis [FFF] tidak boleh diintervensi oleh politik, sekalipun itu di tingkat presidensial. Prancis memang telah membuat skandal di sepakbola, tapi sepakbola tetap berada di bawah wewenang federasi,” tegas Blatter dalam keterangannya dilansir AP.
Berdasarkan statuta FIFA, setiap federasi harus mengatasi permasalahannya sendiri tanpa adanya ikut campur pemerintah. Persepakbolaan suatu negara bisa dibekukan bila terbukti ada intervensi dari pemerintah.
Terkait dengan pengunduran diri presiden FFF Jean-Pierre Escalettes, Blatter belum memberikan tanggapan pasti. Menurutnya, bila pengunduran diri itu tidak ada kaitannya dengan pemerintah, maka tidak menjadi masalah.
Saya bisa jelaskan, kalau pengunduran diri itu atas prakarsa pribadi, maka FIFA tidak akan ikut campur, menurut informasi yang diterima Tomo. Kasusnya akan menjadi beda bila di belakang pengunduran diri itu ada intervensi pihak lain,” kata Blatter.
Selasa, 29 Juni 2010
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar