Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yapika, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, terpaksa menghentikan aktivitas perkuliahan kemarin.
Gerbang kampus yang berstatus swasta ini disegel mahasiswa dan alumni, lantaran kecewa karena sampai siang kemarin, kampus ini belum terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi. Selain mahasiswa STIKES,penyegelan ini juga berimbas bagi mahasiswa Akademi Analis Kimia (AAK) dan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) kesehatan. Tiga institusi pendidikan yang bernaung di bawah Yapika ini berada dalam satu kawasan. Khusus STIKES yang terdiri atas tiga fakultas memiliki lebih dari 1.000 mahasiswa yang tidak bisa mengikuti perkuliahan.
Hendrik, salah seorang peserta aksi, mengatakan, penyegelan kampus ini berlangsung dua hari. Mahasiswa sengaja mengambil langkah ini setelah selama enam tahun diperjuangkan belum ada hasil. Mahasiswa semester III S-1 Keperawatan ini mengakui, persoalan akreditasi ini berimbas pada alumni. Salah satu dampak dari belum terakreditasinya kampus ini adalah para alumni tidak di terima bekerja,termasuk mendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Alumni kami mencoba mendaftar CPNS di Jeneponto dan Bulukumba, tapi ijazahnya ditolak dengan alasan tidak terakreditasi,” katanya. Dia mengungkapkan, sudah dua angkatan alumni STIKES Yapika yang jumlahnya sekitar 200 orang kesulitan mencari pekerjaan. Karena itu, para mahasiswa dan alumni mendesak yayasan segera mengurus proses akreditasi kampus minimal akreditasi C.
“Permintaan akreditasi kami lakukan sejak 2004 lalu. Namun, sampai sekarang belum ada realisasi. Kami akan menyegel kampus ini sampai ketua Yayasan menyikapi tuntutan kami. Kami dirugikan dengan lambatnya akreditasi ini,padahal sudah ada sekitar 200 alumni kesehatan masyarakat dan keperawatan,”tuturnya. Lebih dari 1.000 mahasiswa di tiga fakultas masing-masing S-1 Fakultas Kesehatan Masyarakat, S-1 Keperawatan dan D-3 Kebidanan telah dirugikan karena ijazah yang akan diperoleh tidak terakreditasi. Sementara kampus tetap menerima mahasiswa tahun ini.
Wakil Direktur Bidang Akademik STIKES Yapika Ismail mengatakan sedang berkoordinasi dengan dosen dan mahasiswa agar perkuliahan bisa kembali dilanjutkan, sembari menunggu proses akreditasi di BAN PT. Pihak yayasan tidak tinggal diam dan tetap menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dan alumni. “Yayasan sebagai pihak yang bertanggung jawab akan terus melakukan upaya akreditasi. Kami akan kompromikan dengan mahasiswa,”ujarnya.
Jumat, 08 Oktober 2010
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar