Kendati proyek angkutan massal monorail direncanakan akan dibangun di Kota Makassar, namun Pemerintah Kota Makassar tetap akan melanjutkan proyek busway yang lebih dulu digagas pemerintah.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Makassar Chaerul Andi Tau mengatakan, seharusnya infrastruktur busway tersebut seperti koridor dan kelengkapan lainnya sudah dirampungkan tahun ini.Namun, itu terkendala oleh berbagai faktor, termasuk adanya proyek pelebaran jalan di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani.
“Makanya, untuk sementara kami tunda dulu sampai proses pelebaran jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi itu rampung,”ujar dia. Kedua ruas jalan yang tengah dilebarkan tersebut masuk dalam koridor I, yakni Terminal Regional Daya (TRD)- Kantor Telkom di Jalan AP Pettarani.
“Proyek busway akan tetap Jalan. Hanya, memang, itu tergantung penyelesaian pelebaran kedua jalan tersebut,” jelasnya. Sedangkan untuk proyek monorail, juga tetap diupayakan terealisasi. Saat ini, kata Chaerul, pihak investor sedang melakukan kajian. Chaerul mengatakan,Pemkot Makassar sangat berkepentingan terhadap kedua proyek transportasi massal tersebut.
Sebab, jika tidak ada pengadaan angkutan massal, akan berdampak pada kondisi transportasi di Kota Makassar.“Jumlah kendaraan dari tahun ke tahun terus bertambah, ”jelasnya. Di saat yang sama, ruas jalan di Kota Makassar tahun ini sama sekali tidak bertambah.
Akibatnya, rasio antara volume jalan dan jumlah kendaraan tidak seimbang. Pakar Transportasi dari Univeristas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Lambang Basri Said, mengatakan, penggunaan angkutan massal sangat berguna untuk mengatasi problem kemacetan di Makassar saat ini. Dengan hadirnya angkutan massal, diperkirakan mampu mengurangi kepadatan jalan raya hingga 40%.
“Dengan angkutan massal, lalu lintas akan lebih nyaman dan lebih teratur. Selain itu juga lebih murah,” jelasnya. Kelebihan lain angkutan massal, yakni waktu tempuh akan lebih singkat, penumpang lebih aman dan teratur, dan keindahan kota lebih terjaga. Demikian catatan online Tomo yang berjudul Kendati proyek angkutan massal.
Kamis, 22 September 2011
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar